OOP dari Dosen


BAGIAN VI

TULISANKU OOP

INTERAKSI  USER

Pada bab sebelumnya telah dibahas bagaimana membuat sebuah aplikasi yang berbasiskan GUI , telahkan dikenalkan berbagai macam komponen seperti JButton, JLabel, TextField, ScrollBar, JMenuBar, JMenuItem, dan masih banyak lagi. Telah juga dikenalkan tentang managemen tata letak komponen ( Layout) antara lain , tata letak yang berdasarkan flow layout , GridLayout, BorderLayout, dan didukung dengan konsep panel. Namun demikian aplikasi tersebut belumlah bisa berinteraksi dengan user, pada bab ini akan dibahas tentang interaksi user.

6.1    Interaksi User

User bisa berinteraksi  pada program aplikasi  melalui sejumlah komponen, misalnya pada saat login tentu kita menekan tombol login, dalam hal ini kita mengklik tombol dan selanjutnya computer ( program aplikasi ) akan memberikan sebuah respon. Model ini dapat digambarkan sperti gambar 6.1

Gambar 6.1  Model Interaksi User

Sebuah komponen  missal tombol ( JButton) menerima sebuah  event , ( yang dimaksud dengan event adalah aksi yang diberikan user kepada komponen , misalnya  mengklik, klik ganda, dll), event tersebut akan dikenali , ‘ didengar’ oleh komponen yang dimaksud, berdasarkan hal ini diberikan reaksi. Kemampuan sebuah komponen mengenali sebuah event karena adanya event listener.

Berdasrkan hal ini dalam java dikenal ada 4 jenis listener yaitu :

  • Interface ActionListener
  • Interface MouseListener
  • Interface KeyListener
  • Interface MouseMotionListener

ActionListener menangkap event yang ditimbulkan mouse dan keyboard, MouseListener dan MouseMotionListener  menangkap event dari mouse, KeyListener menangkap event dari keyboard.

6.2    Action Listener

Interface ActionListener digunakan untuk menangkap event yang bersumber dari mouse maupun keyboard. Untuk mengendalikan interaksi user ActionListener mempunyai satu  metode .

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini :

import javax.swing.*;

import java.awt.*;

import java.awt.event.ActionEvent;

import java.awt.event.ActionListener;

public class Kal1 extends JFrame implements ActionListener

{

/**

* program Hitug Sederhana

* oleh I Gede Aris Gunadi

*

*/

Container conta1 = new Container ();

JPanel panel1 = new JPanel();

JPanel panel2 = new JPanel();

JPanel panel3 = new JPanel();

JPanel panel4 = new JPanel();

JPanel panel5 = new JPanel();

JPanel panel6 = new JPanel();

JPanel panel7 = new JPanel();

JTextField input1 = new JTextField();

JTextField input2 = new JTextField();

JTextField output = new JTextField();

JButton tom1 = new JButton(“+”);

JButton tom2 = new JButton(“-“);

Kal1()

{

super(“calculator”);

setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);

setSize(500,230);

setLocation(100,100);

tom1.addActionListener(this);

//Desain Panel1

panel1.setLayout(new GridLayout(3,2));

panel1.add(new JLabel (“Bilangan 1”));

panel1.add(input1);

panel1.add(new JLabel(“Bilangan 2”));

panel1.add(input2);

panel1.add(new JLabel(“Hasilnya “));

panel1.add(output);

//Desain Panel 2

panel2.setLayout(new FlowLayout());

panel2.add(tom1);

panel2.add(tom2 );

// Desain Panel 4

panel4.setLayout(new GridLayout(1,2));

panel4.add(panel1);

//panel4.add(panel3);

// Desain Panel 5

panel5.setLayout(new BorderLayout());

panel5.add(panel4, BorderLayout.NORTH);

panel5.add(panel2, BorderLayout.CENTER);

conta1 = getContentPane();

conta1.add(panel5);

show();

}

public void actionPerformed (ActionEvent e)

{

Object objekku = e.getSource();

if (objekku == tom1)

{

double masukan1 =          Double.parseDouble(input1.getText().trim());

double masukan2 = Double.parseDouble(input2.getText().trim());

output.setText(String.valueOf(masukan1 + masukan2));

}

}

public static void main(String[] args)

{

new Kal1();

}

}

Jika Program ini dijalankan , missal menjumlahjan bilangan1 = 5 dan bilangan2 =8  akan tampak hasil sebagai berikut :

Penjelasan :

Perhatikan salah satu metode yang ada pada listing diatas

 

 

public void actionPerformed (ActionEvent e)

{

Object objekku = e.getSource();

if (objekku == tom1)

{

double masukan1 =          Double.parseDouble(input1.getText().trim());

double masukan2 = Double.parseDouble(input2.getText().trim());

output.setText(String.valueOf(masukan1 + masukan2));

}

}

Pahami  listing coding tersebut, coba tambahkan modifikasi agar tombol minus bisa berfungsi ……

Satu Balasan ke OOP dari Dosen

  1. tia mengatakan:

    webnya bagusss….
    tolong kasi makalah lebih banyak…
    thanks….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: